Mohon Maaf, Kami hanya akan menangani KELUHAN PELANGGAN yang menyebutkan identitas dengan jelas dan bisa dihubungi
Tampilkan postingan dengan label Info Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 April 2014

Kulit Kemerahan, Bengkak, Nyeri, dan Terasa Hangat? Waspadai Selulitis


Jakarta, Tidak sedikit orang yang merasa bingung atas bengkak di permukaan kulit yang disertai dengan warna kemerahan dan rasa nyeri serta terasa hangat jika diraba. Banyak orang yang menganggap itu merupakan salah satu bentuk tanda alergi. Lantas apakah benar itu 'hanya' merupakan alergi?

"Jika di kulit ada kemerahan, nyeri, dan terasa hangat pada perabaan bahkan menyebabkan fungsi gangguan pada daerah yang merah, itu merupakan gejala dari selulitis," tutur dr Laksmi Anggari Putri Duarsa, SpKK, dokter spesialis kulit dan kelamin di RS Surya Hushada Denpasar, Bali, saat dihubungi detikHealth, dan ditulis pada Selasa (22/4/2014).

Senin, 24 Februari 2014

Studi: Dokter yang Seperti Ini Bisa Bikin Pasien Obesitas Tak Pede Diet

Jakarta, Sebagai salah satu petugas medis yang memberikan pengobatan, karakter dokter tentu turut mempengaruhi kesembuhan pasien. Teliti saat memilih dokter, sebab beberapa karakter dokter diklaim bisa membuat pasien, khususnya pasien obesitas, jadi tak percaya diri untuk menurunkan berat badannya.

Ya, sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa pasien obesitas akan sulit menurunkan berat badannya jika mereka merasa sedang dihakimi oleh dokter. Untuk sampai pada kesimpulan ini, para peneliti melakukan survei terhadap 600 responden yang obesitas di Amerika Serikat. 

Kamis, 20 Februari 2014

Bekerja Di Malam Hari Tingkatkan Resiko Diabetes Tipe 2

Info Kesehatan - Para karyawan yang bekerja di malam hari mengalami gangguan toleransi glukosa, sehingga mereka berisiko tinggi terkena diabetes tipe 2, demikian menurut penelitian terbaru. Peneliti yang menerbitkan studinya dalam jurnal Sleep tepatnya membandingkan toleransi glukosa antara karyawan yang bekerja di siang dan malam hari.


Manfaat Buah Naga Untuk Kesehatan



Info Kesehatan - Buah naga merupakan buah yang mengandung vitamin dan zat-zat lainnya dan tentu juga manfaatnya itu jangan pernah diragukan lagi. Buah Naga atau Dragon Fruit ini adalah jenis kaktus dari marga Hylocereus dan Selenicereus. Buah naga ini merupakan antioksidan yang sangat baik sehingga bisa melindungi tubuh dari radikal bebas dan kanker. Buah Naga ini memiliki rasa agak hambar. Khasiat dari buah naga ini untuk tubuh ialah untuk menetralkan racun, dan juga mengikat logam berat. 

Selain itu, kandungan vitamin C yang tinggi dalam kandungan buah naga membuat manfaat bahwa buah naga itu sangat berguna untuk meningkatkan kekebalan pada tubuh hingga membantu menyembuhkan luka/memar. kandungan vitamin B2 dan B1 dalam buah naga sangat baik untuk meningkatkan metabolisme dan memulihkan nafsu pada makan. Tak hanya itu, buah naga juga mengandung vitamin B3 yang berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol dan untuk menyembuhkan penyakit batuk dan asma hingga dapat mengatasi tekanan darah tinggi. 

Rabu, 29 Januari 2014

Ini Tipsnya Agar Tak 'Mati Muda' karena Kebanyakan Duduk di Kantor

Jakarta - Duduk seharian di kantor tak hanya membuat pikiran pusing atau bosan, tapi juga membuat sulit bergerak untuk membakar kalori. Apalagi, sudah menjadi rahasia umum jika terlalu banyak duduk berefek negatif bagi kesehatan.

Studi yang diterbitkan dalam American Journal of Preventive Medicine melibatkan 93.000 wanita menopause yang duduk lebih dari 11 jam sehari. Hasilnya, terdapat peningkatan semua penyakit penyebab kematian dini sampai 12 persen. Mereka meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, jantung koroner, dan kanker masing-masing sebesar 13 persen, 27 persen, dan 21 persen. 

Studi Ungkap Hidung Manusia Bisa Deteksi Kadar Lemak Makanan

Jakarta-  Untuk membatasi asupan lemak, Anda biasanya menggunakan metode seperti menghitung kalori bukan? Rupanya tak perlu bersusah-susah, kini dalam sebuah studi para ilmuwan temukan bahwa Anda bisa menggunakan hidung untuk mendeteksi kadar lemak dalam makanan. 

Tim peneliti dari Monell Centre, Philadelphia, ini mengungkapkan bahwa temuan mereka tersebut mungkin bisa dimanfaatkan penduduk untuk mengontrol berat badan, mengatur diet dan mengurangi asupan lemak dalam makanan sehari-hari.

Dilansir Daily Mail, Sabtu (25/1/2014), faktanya aroma makanan hampir selalu terdeteksi terlebih dahulu sebelum rasa. Oleh sebab itu, tim mencoba mengidentifikasi kualitas sensorik manusia untuk menentukan lemak dalam makanan. 

PENYERAHAN PENGHARGAAN JUARA 2 SBH PUSKESMAS TAMAN

Pemberian Penghargaan Juara 2 kepada Gerakan Pramuka Saka Bhakti Husada di bawah naungan dan pembinaan Puskesmas Taman. Penyerahan Peng...